
Pelatih Semen Padang Nilmaizar menegaskan, ia tidak akan mengemis agar pemain yang memperkuat Kabau Sirah di Indonesia Super League (ISL) 2015 kembali memperkuat tim di Piala Jenderal Sudirman (PJS).
Setelah dua hari menggelar latihan pada akhir pekan kemarin, skuat Semen Padang belum lengkap. Hingga, Minggu (1/11), baru 15 pemain yang hadir. Semen Padang berencana memanggil 18 pemain yang memperkuat tim di ISL 2015.
Dari sepuluh pemain yang memperkuat sejumlah klub dengan status pinjaman di Piala Presiden lalu, beberapa diantaranya sudah datang. Tapi empat pemain yang dipinjam Mitra Kukar, seperti Hendra Bayaw, Eka Ramdani, Airlangga Sucipto, dan Saepulloh Maulana masih belum memberikan jawaban pasti.
Mereka juga mengajukan beberapa syarat, sehingga menunjukan kesan enggan bergabung kembali. Walau begitu, Nilmaizar tak mau ambil pusing, apalagi memaksa pemain itu bergabung kembali.
“Ya apa boleh buat. Kita harus siap menyikapi kondisi yang ada. Kalau mereka enggan, kita juga tak bisa memaksa, kita cari pemain lain,” tegas Nil.
Sementara dua pemain yang dipinjam klub lain di Piala Presiden, Yu Hyun-koo dan Ricky Ohorella, menyatakan siap kembali. Yu Hyun-koo yang dipinjam Sriwijaya FC akan terbang dari Korea, Rabu (4/11).
“Pemain memang belum lengkap bergabung, tapi kita tetap menunggu sembari pihak manajemen terus mengontak mereka,” ucap Nil.
Direktur teknik Asdian juga santai menanggapi pemain yang enggan bergabung. Baginya tak ada istilah mengemis-ngemis pada pemain. Kalu mau keluar dari Semen Padang, pihaknya siap memberikan surat keluar.
Sedangkan soal pemain incaran, terutama Edward Wilson Junior, juga belum berjalan mulus, karena masih terganjalan administrasi dan status pemain. Padahal dari segi negosiasi sudah hampir menemui titik temu.
“Edward sudah bersedia bergabung, tetapi kartu izin tinggal terbatas (KITAS)-nya harus diurus dulu, karena saat ini dia bermain di Malaysia. Maka KITAS yang dimiliki KITAS Malaysia. Kami akan tanyakan kepada operator turnamen soal KITAS itu,” kata Asdian.
Setelah dua hari menggelar latihan pada akhir pekan kemarin, skuat Semen Padang belum lengkap. Hingga, Minggu (1/11), baru 15 pemain yang hadir. Semen Padang berencana memanggil 18 pemain yang memperkuat tim di ISL 2015.
Dari sepuluh pemain yang memperkuat sejumlah klub dengan status pinjaman di Piala Presiden lalu, beberapa diantaranya sudah datang. Tapi empat pemain yang dipinjam Mitra Kukar, seperti Hendra Bayaw, Eka Ramdani, Airlangga Sucipto, dan Saepulloh Maulana masih belum memberikan jawaban pasti.
Mereka juga mengajukan beberapa syarat, sehingga menunjukan kesan enggan bergabung kembali. Walau begitu, Nilmaizar tak mau ambil pusing, apalagi memaksa pemain itu bergabung kembali.
“Ya apa boleh buat. Kita harus siap menyikapi kondisi yang ada. Kalau mereka enggan, kita juga tak bisa memaksa, kita cari pemain lain,” tegas Nil.
Sementara dua pemain yang dipinjam klub lain di Piala Presiden, Yu Hyun-koo dan Ricky Ohorella, menyatakan siap kembali. Yu Hyun-koo yang dipinjam Sriwijaya FC akan terbang dari Korea, Rabu (4/11).
“Pemain memang belum lengkap bergabung, tapi kita tetap menunggu sembari pihak manajemen terus mengontak mereka,” ucap Nil.
Direktur teknik Asdian juga santai menanggapi pemain yang enggan bergabung. Baginya tak ada istilah mengemis-ngemis pada pemain. Kalu mau keluar dari Semen Padang, pihaknya siap memberikan surat keluar.
Sedangkan soal pemain incaran, terutama Edward Wilson Junior, juga belum berjalan mulus, karena masih terganjalan administrasi dan status pemain. Padahal dari segi negosiasi sudah hampir menemui titik temu.
“Edward sudah bersedia bergabung, tetapi kartu izin tinggal terbatas (KITAS)-nya harus diurus dulu, karena saat ini dia bermain di Malaysia. Maka KITAS yang dimiliki KITAS Malaysia. Kami akan tanyakan kepada operator turnamen soal KITAS itu,” kata Asdian.
0 komentar:
Posting Komentar